Kamis, 24 November 2011

bonus album Sheila on 7

kejadiannya sekitar tahun 2009/2010, saat itu saya sedang kuliah tingkat 2 kalo ga salah.

hari itu seperti biasa saya kuliah, dan seperti biasa juga selalu ada tugas yang dikasih dosen setelah materi perkuliahan disampaikan, waktu itu kuliah algoritma dan pemrograman II. bapak dosen menyuruh para mahasiswa untuk membagi mahasiswa menjadi beberapa kelompok. sesuai kesepakatan bersama kelompok yang dibentuk adalah kelompok seperti yang telah dibentuk di mata kuliah sebelum perkuliahan saat itu, dengan catatan tugas harus sudah selesai hari itu juga. ngebut mode: on

yap mulailah saya dan kawan2 mengerjakan tugas. dipilihlah kosan teman saya Ibnu sebagai tempat mengerjakan tugas, dengan pertimbangan kosan kawan saya itu yang paling dekat dengan kampus dibanding kosan teman2 yang lain. tugas yang diberikan segera dieksekusi secepat mungkin, karena beberapa jam lagi deadline.

singkat cerita kami selesai mengerjakan tugas dengan selamat. satu masalah kecil adalah bagaimana caranya mengumpulkan tugas itu, berhubung tugas yang akan dikumpulkan berupa soft file. menggunakan flashdisk tentu bukan solusi yang tepat pada saat itu, lagian siapa coba yang mau ngorbanin flashdisk-nya buat ngumpulin tugas, dan dibawa pulang sama bapak dosen. yap pake CD aja (bukan Celana Dalem looh :p), setelah ditanya satu per satu ternyata negative, ga ada satu pun diantara kami yang bawa CD kosong, kalo pun beli ke toko potokopian, jaraknya lumayan lah, lagian belum tentu ada, dan yang paling jelas waktu pengumpulan tugas tinggal beberapa puluh menit lagi.

jreng jreng!!! akhirnya sang tuan rumah, Ibnu memberikan solusi yang brilian. dia mengusulkan menggunakan DVD untuk mengirim tugas, dan kalo diliat2 stok DVD kosong d kamar Ibnu memang "melimpah". maka setuju lah teman2 semua dengan keputusan tersebut, megirim tugas menggunakan DVD. lalu file2 pun segera dipersiapkan untuk di burn. masalah kedua muncul. ternyata eh ternyata file tugas kami yang akan dikirim besarnya sangat minim banget, ya kurang dari 100Kb lah. sedangkan kita tau lah DVD bisa nyimpen data hingga 4Gb. satu kata yang ada difikiran kami yaitu "mubadzir".

mulailah pusing semuanya, "sisa space DVD itu gimanaaaa?". mulailah banyak usul dari temen2 saya. ada yang ngusulin "gimana kalo ditambah software aja, siapa tau bapak dosennya butuh software" ada juga yang usul "tambahin tutorial aja, tutorial apa kek.." dll. yang jelas yang difikirin saat itu adalah gimana caranya biar 4Gb itu ga sia2.

usul yang paling nyeleneh yaitu "tambahin bonus lagu sheila on 7 aja, siapa tau si bapaknya suka, atau anaknya mungkin suka"... sejenak hening, tapi semua temen2 saya mengangguk sambik ketawa tanda setuju.  tanpa pikir panjang ditambahkanlah beberapa album sheila on 7 ke dalam DVD itu. jadi saat itu didalem DVD ada 2 folder, satu folder bernama "tugas" dan satu lagi dikasih nama "bonus" yang berisi album2 sheila on 7.

lalu berangkatlah kami semua ke kampus untuk ngumpulin tugas. kami masuk ke kelas dan menyerahkan DVD tugas kami. tapi kaget bukan main ketika denger dari temen yg duduk disamping saya bilang kalo laptop bapak dosen ga bisa buka data dari DVD, cuma bisa CD aja... glekk celaka!!!!!!

tapi apapun yang akan terjadi saat itu...... Ya Sudahlah....


Aang di kuil udara selatan

biasanya setiap saya pulang, sebagian besar waktu saya dihabiskan di rumah saja. tapi tidak kali ini. saya memutuskan untuk mengunjungi suatu tempat yang dulu menjadi "sekolah" kedua semasa kumincir SMA dulu sembari mengenang masa lalu sambil jumatan. ya, mesjid Cikiray entah apa nama mesjidnya, lupa...

semuanya nampak berubah, berubah total...dan saya gak yakin masih ada peradaban yang tersisa dari "rezim" terdahulu, pikir saya ketika berdiri di dipan pintu sebelah selatan. saya lalu mengambil air wudhu (sempat mencari2 tempat wudhu karena keder sama mesjid yang jadi tambah bagus) lalu saya masuk lewat pintu selatan itu. baru beberapa langkah, tiba2 triing!!!! saya melihat akang2 dengan JUKO (baju koko), pus sarung dan pecinya. beberapa detik saya palingkan wajah, karena ga yakin beliau masih kenal sama saya. tapi akhirnya saya tersenyum dan bersalaman, tanya kabar, tanya dimana saya sekarang, dan bertanya saya seangkatan sama siapa dulu, saya jawab seangkatan sama Aditya Yudhistira (salah satu sahabat terbaik saya) :) dan beliau memberi info bahwasanya sodara Aditya Yudhistira udah beristri (padahal mah saya tau, kan saya ikut ke acaranya mang Adit hehe). satu pertanyaan, siapakah si "beliau" dalam cerita ini pemirsa? sampai saat itu saya ga tau siapa si akang yang tampan tapi tak saya kenali itu.

saya mengambil posisi di shaf kedua sebelah kiri, dengan harapan bisa menyaksikan secara live khutbah ini. setelah shalat sunnah saya membaca Al-Islam yang saya ambil di pintu masuk, sembari melihat ke sekeliling siapa tau ada yang kenal. satu persatu jamaah mulai berdatangan, tokoh masyarakat pun mulai mengisi shaf pertama, seperti Pa Usman,dan bapak yang tidak saya ketahui namanya (angger pohoan sayah mah). reuwas lain heureuy saat dari belakang saya ada yang memegang jaket yang saya pake. saya menoleh kebelakang dan.... seorang bapak2 bilang sama saya "eh itu jaketnya ga kebalik ya?". gubrag!!!! saya yg lagi kaget menjawab "ini jaketnya bolak balik pak!!" sambil senyum pikalucueun :)
"kemaren ikut aksi?" tanya bapak2 itu sambil menunjuk halaman belakang Al-Islam yang saya pegang
"kebetulan ngga pak, bapak sendiri ikut?" saya berbalik nanya
"saya ikut yang di pusat" sambil tersenyum khas bapak2
pertanyaan selanjutnya siapakah bapak2 tersebut? lagi2 saya lupa namanya...(ngerakeun)

selama khutbah berlangsung, jujur saya ngga terlalu memerhatikan isi khutbah tersebut. yang saya pikirkan hanya cerita2 keren masa lalu di tempat itu, kumpul bareng, belajar, diskusi, eleg, bahkan gegelutan :D
ternyata dari tempat itu lah perjuangan dimulai. saya saat itu ngerasa seperti si Aang saat kembali ke kuil udara selatan dan kuil udara timur. tak ada gyatso, yang ada hanya guru pathik, hehehe.... tak banyak orang yang bisa ditemui, tapi tempat itu tak akan pernah lupa. mungkin hanya ada 2 perasaan saat berada di tempat itu, bangga dan menyesal. bangga bagi kita yang masih terus berjuang, dan menyesal bagi kita yang melepas jubah perang berhenti berjuang dengan alasan apapun itu. dan akhirnya TRIIIIIING!!!!!! dan ternyata saya ingat, bapak2 yang ngome2 jaket saya adalah orang yang sering saya temui saat masiroh, ataupun kajian ideologis, "ternyata kita rekan seperjuangan, Tuan..."

setelah selesai rangkaian sholat jumat, saya pulang. baru beberapa langkah berjalan tiba2.. AHHA!!!! orang yang saya sapa pake baju koko, sarung, berpeci itu adalah kang Iyus pemirsa!!! orang yang dulu berjuang bersama saya dikala muda, subhanallah (18 nov 2011)

dealfyanov? makanan macam apa itu?

owh bukan... dealfyanov bukan sejenis nama hewan, bukan pula nama makanan apalagi nama artis :p
dealfyanov adalah nama pena dari orang yg bikin blog ini. orang yang ga PeDe sama nama aslinya yang begitu indah, unik bahkan ambigu bagi sebagian orang.

adalah Muhammad Ishaq (semoga Allah selalu melindungi beliau), akang yang memberikan nama itu kepada saya, saat kami dan beberapa teman2 yg hebat lainnya bergabung dalam penggarapan sebuah minimagz, "INDEPENDENCE". majalah mini yang sekarang dikabarkan collapse.

hobi menulis buat sya mungkin sebuah "penyakit turunan", sang bapa lah yang gemar menulis, sangat sering saya melihat bapa sedang menulis atau sengaja membaca hasil tulisannya. dan saat SMP lah pertama saya mulai menekuni hobi menulis ini, masa-masa labil saya manfaatkan untuk membuat coretan-coretan yang menurut saya hebat pada waktu itu.

dan akhirnya hobi menulis itu meledaklah sudah ketika saya duduk d bangku SMA, setelah terlibat dalam sebuah tim untuk menggarap minimagz, sejak umur 17 tahun saya secara kontinyu menulis diary setiap hari hingga saat ini.

maka dari itu, jangan pernah mencari dealfyanov diwarung, toko obat, atau terminal kecuali saat itu saya sedang berada disana :D

salam hangat dari saya